Friday, December 14, 2012

Isu Pusaka Wanita Dalam Syariah - 2


1- Hak wanita dalam pusaka sebagaimana yang  dijelaskan
dalam ayat 11 surah An Nisa'


11. Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembahagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: Bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separuh harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi-dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Jelas daripada ayat di atas beberapa keadaan seorang perempuan menerima bahagian pusakanya seperti berikut:
1-      Anak perempuan mendapat setengah daripada bahagian anak lelaki,
2-      Semua anak perempuan lebih dari dua, mendapat dua per tiga daripada pusaka
3-      Anak perempuan tunggal mendapat separuh daripada keseluruhan pusaka
4-      Ibu (bapa) mendapat satu per enam jika si mati mempunyai anak
5-      Ibu mendapat satu per tiga jika si mati tidak mempunyai anak
6-   Ibu mendapat satu per enam jika si mati mempunyai beberapa saudara

Peguam Paizah






No comments:

Post a Comment